Lewati ke konten utama

Environment Variables

1. Definisi dan Konsep Dasar

Environment variables (variabel lingkungan) adalah pasangan key-value yang digunakan oleh sistem operasi untuk menyimpan informasi konfigurasi yang dapat diakses oleh shell dan aplikasi. Environment variables berperan penting dalam mengonfigurasi sistem dan perilaku program tanpa perlu mengubah kode sumber.

Setiap proses dalam sistem operasi memiliki lingkungan sendiri yang berisi variabel lingkungan. Program dapat mengakses environment variables ini untuk mendapatkan informasi yang diperlukan, seperti direktori kerja, pengguna yang sedang login, atau konfigurasi sistem.

Perintah env digunakan untuk menampilkan semua environment variables yang tersedia dalam sesi saat ini.

env

2. Jenis-jenis Environment Variables

Berikut adalah beberapa environment variables yang umum digunakan:

2.1 Variabel Sistem Umum

  • PATH: Menentukan daftar direktori tempat sistem mencari file eksekusi.
    echo $PATH
  • HOME: Menunjukkan direktori home pengguna.
    echo $HOME
  • USER: Menyimpan nama pengguna yang sedang login.
    echo $USER
  • SHELL: Menunjukkan shell yang digunakan oleh pengguna.
    echo $SHELL
  • TERM: Menentukan jenis terminal yang digunakan.
    echo $TERM
  • LANG: Mengatur bahasa dan lokal sistem.
    echo $LANG
  • PWD: Menunjukkan direktori kerja saat ini.
    echo $PWD

2.2 Variabel Khusus untuk Pengembangan

  • DATABASE_URL: Menyimpan informasi koneksi ke database.
  • API_KEY: Menyimpan kunci API untuk layanan eksternal.
  • LOG_LEVEL: Mengatur level logging aplikasi.
  • NODE_ENV: Menentukan mode aplikasi (development, production, testing).

3. Mengatur dan Mengubah Environment Variables

3.1 Menggunakan Perintah export

export VARIABEL_NAMA="nilai"
echo $VARIABEL_NAMA

3.2 Mengatur Secara Permanen

Tambahkan ke .bashrc, .zshrc, atau .profile:

echo 'export VARIABEL_NAMA="nilai"' >> ~/.bashrc
source ~/.bashrc

4. Mengakses Environment Variables

4.1 Dalam Shell

Gunakan $VARIABEL_NAMA untuk mengakses nilai variabel.

echo "Path saat ini: $PWD"

4.2 Dalam Script Shell

#!/bin/bash
echo "Pengguna saat ini: $USER"

5. Environment Variables dalam Konteks Pengembangan

5.1 Dalam Python

import os
print(os.getenv("API_KEY"))

5.2 Dalam JavaScript (Node.js)

console.log(process.env.API_KEY);

6. Praktik Terbaik

  • Hindari menyimpan informasi sensitif langsung di environment variables.
  • Gunakan file konfigurasi .env dengan library seperti dotenv.
  • Gunakan manajemen environment variables yang aman, seperti direnv atau systemd.

Dengan memahami environment variables, Anda dapat mengelola konfigurasi sistem dan aplikasi dengan lebih fleksibel dan aman.